Simulasi Perhitungan Pajak Skema PH/MT
Pisah Harta / Memilih Terpisah
PH/MT
Simulasi perhitungan PPh untuk suami-istri yang melaporkan pajak dengan skema Pisah Harta (PH) atau Memilih Terpisah (MT). Penghasilan neto digabungkan, PPh dihitung bersama, lalu dibagi secara proporsional.
Data Anda tidak dikirim ke server manapun. Semua perhitungan dilakukan di perangkat Anda.
Perhitungan dengan skema PH/MT sangat besar kemungkinan mengalami kurang bayar, karena tarif progresif dihitung dari penghasilan gabungan yang lebih tinggi dibandingkan perhitungan terpisah.
PILIHAN MODE
Jumlah Subjek Pajak:
A. PENGHASILAN NETO
| Keterangan | Suami | Istri |
|---|---|---|
| Penghasilan Neto |
B. KREDIT PAJAK
| Keterangan | Suami | Istri |
|---|---|---|
| Kredit Pajak |
Kredit pajak = total PPh yang sudah dipotong pemberi kerja atau dibayar sendiri (PPh 21 + PPh 25 + PPh 23/26)
C. PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK (PTKP) GABUNGAN
PTKP Gabungan (K/I/x)
D. PERHITUNGAN PPh TERUTANG GABUNGAN
| 1 | Penghasilan Neto Gabungan | Rp 0 | |
| 2 | PTKP Gabungan | — | |
| 3 | Penghasilan Kena Pajak (PKP) | — | |
| 4 | PPh Terutang (Tarif Pasal 17) | 5% | Rp 0 |
| Total PPh Terutang Gabungan | — | ||
E. PEMBAGIAN PROPORSIONAL & KURANG/LEBIH BAYAR
| Pihak | Proporsi | PPh Terutang | Kredit Pajak | Kurang/Lebih Bayar |
|---|---|---|---|---|
| Suami | — | — | Rp 0 | — |
| Istri | — | — | Rp 0 | — |
| Total | 100% | — | Rp 0 | — |
Masukkan penghasilan neto untuk melihat hasil perhitungan
Dasar Hukum
- PH/MT:Pasal 8 ayat (2) & (3) UU Pajak Penghasilan sttd. UU No. 7 Tahun 2021 (UU HPP)
- PTKP:Pasal 7 UU Pajak Penghasilan sttd. UU No. 7 Tahun 2021 (UU HPP); PMK 101/PMK.010/2016
- Tarif Progresif:Pasal 17 ayat (1) huruf a UU Pajak Penghasilan sttd. UU No. 7 Tahun 2021 (UU HPP)